3 Istilah Instalasi Fotovoltaik yang Perlu Anda Ketahui

Instalasi fotovoltaik (PV)

Untuk memahami instalasi fotovoltaik (PV) dan komponen-komponennya, kita harus mengenal istilah-istilah berikut:

 
  1. Kondisi Uji Standar (STC)
  2. Modul PV
  3. Rangkaian PV dan Array
3 Istilah Instalasi Fotovoltaik yang Perlu Anda Ketahui (Array fotovoltaik surya 150 kilowatt di Food Bank of Northern Nevada; oleh BlackRockSolar via Flickr)

1. Kondisi Uji Standar (STC)

Output dari modul PV tidak stabil, bergantung pada radiasi, suhu, dll. Oleh karena itu, kita membutuhkan kondisi tetap untuk membandingkannya, menentukan ukuran, dan mendesain instalasi kita. Kondisi ini disebut sebagai kondisi uji standar (STC) :

a) Intensitas radiasi yang mengenai permukaan modul PV: 1000W/m²

Gambar 1 – Kurva 4 modul PV yang proporsional terhadap iradiasi

Kami menganggap bahwa daya keluaran modul adalah titik pada kurva IV yang membentuk area terbesar. Seperti yang dapat kita lihat, iradiasi paling berpengaruh terhadap arus.

b) Suhu sel: 25°C

Gambar 2 – Keluaran modul PV secara proporsional terhadap suhu sel

Kami menganggap bahwa daya keluaran modul adalah titik pada kurva IV yang membentuk area terbesar. Seperti yang kita perhatikan, tegangan keluaran modul PV sebagian besar bergantung pada suhunya.

c) Massa Udara: 1,5

Massa Udara adalah panjang lintasan yang ditempuh cahaya melalui atmosfer yang dinormalisasi ke panjang lintasan terpendek yang mungkin (yaitu, ketika matahari berada tepat di atas kepala, AM=1).

Massa Udara mengukur pengurangan daya cahaya saat melewati atmosfer dan diserap oleh udara dan debu.

Massa Udara didefinisikan sebagai:

AM = 1 / cos(Θ)

Gambar 4 – Massa Udara 1.5

2. Modul PV

Semua lembar data menyertakan data karakteristik kelistrikan dalam STC. Misalnya:

3. Modul PV String dan Array

Rangkaian listrik yang terdiri dari modul PV merupakan rangkaian seri . Contoh rangkaian seri adalah sebagai berikut:

Gambar 5 – Rangkaian yang terdiri dari 18 modul PV

Dengan asumsi bahwa output modul PV kita pada STC adalah: Imp 7A, Vmp 30V, 210W. Jika kita mengukur pada titik 1 dan 2, kita akan menemukan: 7A dan 540V (18 modul PV x 30V) dan kita mendapatkan 3,78kW.

Contoh Array (string paralel)

Gambar 6 – Dua rangkaian paralel, masing-masing terdiri dari 18 modul PV

Jika kita mengukur pada titik 3 dan 4, kita akan menemukan: 14A dan 540V (18 modul PV x 30V) dan kita mendapatkan 7,56kW. Dengan mempertimbangkan hal di atas, Anda dapat memahami Diagram Garis Tunggal (SLD) terlampir dari pembangkit listrik 2MW.

You cannot copy content of this page